Pengantar Buku: Lewat Pantun Mengikat Momentum

Posted on December 16, 2023December 20, 2023Categories LiterasiTags , , , 230 Comments on Pengantar Buku: Lewat Pantun Mengikat Momentum

Oleh Much. Khoiri BUKU yang Anda pegang ini, Pantun Kopdar 2 RVL Jogjakarta: Menjaga Warisan Budaya Negeri, mungkin hanya Anda anggap buku pantun biasa, sebagaimana buku-buku pantun lain. Tiada keistimewaan apa pun di dalamnya. Namun, dengan mengikuti penjelasan berikut ini, mungkin pula pandangan Anda akan bergeser ke arah lebih empatik. Mengapa demikian? Buku ini memuat pantun bukan sekadar pantun yang tanpa ikatan tematik, melainkan pantun-pantun yang menambatkan diri pada sebuah momentum penting—yakni kopi darat alias kopdar 2 Rumah Virus Literasi … Continue reading “Pengantar Buku: Lewat Pantun Mengikat Momentum”

Hadiah Buku untuk Nadhira sebagai Persembahan Cinta Abadi

Posted on December 11, 2023December 14, 2023Categories LiterasiTags , , , 716 Comments on Hadiah Buku untuk Nadhira sebagai Persembahan Cinta Abadi

Oleh Much. Khoiri BEGITU beragam cara yang digunakan manusia untuk mengekspresikan rasa cintanya kepada manusia lain, baik dengan bahasa verbal, bahasa tubuh, maupun bahasa simbolik. Cinta sudah setua peradaban manusia, bahkan jauh lebih tua lagi, sebab cinta bersumber dari Allah yang Maha Rahman. Tradisi penyampaian cinta ini sudah dimulai sejak zaman Nabi Adam dan Hawa hingga hari ini. Keberagaman cara mengekspresikan cinta itu, tentu berubah dan berkembang sejalan dengan perkembangan zaman dan bersifat kultural—maksudnya, setiap kebudayaan dari bangsa-bangsa di jagad … Continue reading “Hadiah Buku untuk Nadhira sebagai Persembahan Cinta Abadi”

Belinda, Potensial Menjadi Penulis Traveling

Posted on December 8, 2023December 8, 2023Categories LiterasiTags , , , 65 Comments on Belinda, Potensial Menjadi Penulis Traveling

Oleh Much. Khoiri Belinda Christina Sianto, perempuan asal Malang, memenangi kompetisi memasak MasterChefIndonesia (MCI) Season 11 di RCTI diwawancarai Jawa Pos (3/12). Informasi-informasi yang digunakan dalam tulisan ini diambil dari hasil wawancara itu. Dalam ajang cukup bergengsi itu, Belinda telah menyisihkan puluhan konstestan lainnya, melewati berbagai ujian memasak, serta melampaui berbagai tantangan. Dari amatan saya, dia termasuk kontestan yang gigih dan bermental juara. Mengapa saya sebutkan dia potensial menjadi penulis traveling? Pertama, dia memiliki kualifikasi pendidikan yang bagus. Menurut harian … Continue reading “Belinda, Potensial Menjadi Penulis Traveling”

Menuju Kemampuan Optimal dalam Menulis

Posted on December 4, 2023February 6, 2025Categories LiterasiTags , , , , 138 Comments on Menuju Kemampuan Optimal dalam Menulis

Oleh Much. Khoiri SEBAGAIMANA orang menguasai naik sepeda, kita juga perlu berniat untuk berproses menuju kemampuan optimal dalam menulis. Optimal di sini bukan mengacu ke kondisi maksimal standar yang berlaku untuk semua orang, melainkan lebih mengacu ke kondisi spesifik diri terbaik kita masing-masing. Dalam hal belajar naik sepeda, Joni Gudel dan Dulremek memulainya pada saat yang sama, pas hari Jumat Legi. Dalam rentang satu bulan, diadakan semacam tes kemahiran bersepeda. Hasilnya, Joni Gudel mampu bersepeda dengan kecepatan sedang dan masih … Continue reading “Menuju Kemampuan Optimal dalam Menulis”

Persistensi dalam Menulis

Posted on December 3, 2023February 6, 2025Categories LiterasiTags , , , , , , 3,282 Comments on Persistensi dalam Menulis

Oleh Much. Khoiri Istilah persistensi di sini dimaknai sebagai kegigihan, yakni kemampuan yang kukuh atau daya tahan yang kuat dalam melakukan suatu tindakan secara terus-menerus, meskipun ada tantangan atau kesulitan. Orang yang persisten adalah dia yang tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan apa yang ingin diwujudkannya. Sekadar ilustrasi, orang yang belajar naik sepeda perlu persistensi agar segera mampu mengendarai sepeda itu dengan benar dan lihai. Adakah tantangan atau kesulitan saat berlatih? Tentu saja, dia mengalami semua itu. Bahkan dia mungkin terjatuh, … Continue reading “Persistensi dalam Menulis”

Konflik Palestina-Israel, Hanya Allah Tahu Rahasianya

Posted on November 30, 2023December 3, 2023Categories Catatan HarianTags , , , , , 3,254 Comments on Konflik Palestina-Israel, Hanya Allah Tahu Rahasianya

Oleh Much. Khoiri PERANG Palestina-Israel kembali pecah, 70 orang tewas. Mimpi buruk penduduk Gaza datang lagi. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali menyerang setelah gencatan sejata dinyatakan berakhir. Di hari pertama serangan kemarin (1/12) setidaknya 70 orang meninggal dunia. (Jawa Pos, 2/12). Detik ini konflik Palestina-Israel sudah berada di luar nalar dan kemampuan saya untuk memahaminya—terutama genosida membuta-tuli terhadap ribuan ibu dan anak. Sungguh pelanggaran kemanusiaan serius. Jangankan saya, kita; PBB pun tak berdaya. Itulah area “rahasia” yang hanya Allah mengetahuinya. … Continue reading “Konflik Palestina-Israel, Hanya Allah Tahu Rahasianya”

Menulis Sosok, Mengedifikasi dengan Apresiasi dan Keteladanan: Sebuah Kata Pengantar

Posted on November 28, 2023Categories Literasi 209 Comments on Menulis Sosok, Mengedifikasi dengan Apresiasi dan Keteladanan: Sebuah Kata Pengantar

Oleh Much. Khoiri Pada detik-detik ini kita ditakdirkan untuk berandai-andai. Andaikata Plato tidak menuliskan pemikiran-pemikiran gurunya, Socrates, mungkin muridnya, Atistotle, dan para pembelajar filsafat setelahnya tidak mengetahui banyak tentang Socrates. Faktanya, tulisan-tulisan Plato telah memungkinkan para cendekiawan menelaah dan merekonstruksi pemikiran Socrates. Dengan kalimat lain, andaikata Plato tidak menuliskan pemikiran-pemikiran Socrates yang telah ditularkan padanya, amat mungkin Socrates telah tenggelam dalam sejarah filsafat Yunani, bahkan sejarah dunia. Tanpa perantara tulisan Plato, kebijaksanaan-kebijaksanaan Socrates untuk masyarakat Athena pastilah hilang ditelan zaman. … Continue reading “Menulis Sosok, Mengedifikasi dengan Apresiasi dan Keteladanan: Sebuah Kata Pengantar”

Silaturahmi Politik

Posted on November 25, 2023November 26, 2023Categories Catatan HarianTags , , , 17 Comments on Silaturahmi Politik

Oleh Much. Khoiri Dulgemuk menjelajah koran pagi. Menjelang pemilu begini, berita berlimpah tentang tokoh-tokoh politik—di antara limpahan berita penting lainnya—menghiasi koran-koran cetak dan online, televisi, radio, serta media-media baru semacam youtube, tiktok, facebook, telegram, twitter, dan sebagainya. Semua ada dalam genggaman! Dulgemuk membaca keras beberapa judul berita: “50 tawanan Hamas ditukar 150 tahanan. Selebriti Pro-Palestina dikucilkan. Puluhan jurnalis jadi korban senjata Israel. Empat provinsi belum tetapkan UMP 2024. Dua korban laka KA Lumajang masih kritis. Apdesi bantah dukung capres. Lalu … Continue reading “Silaturahmi Politik”

Gelar di Depan/Belakang Nama

Posted on November 24, 2023Categories Catatan Harian 18 Comments on Gelar di Depan/Belakang Nama

Oleh Much. Khoiri DULGEMUK geleng-geleng kepala dan berdehem-dehem. Seperti lagu yang disetel ulang, setiap saat menjelang pemilu, gelar akademik dan gelar nonakademik bertebaran di baliho-baliho, di sepanjang jalan protokol. Di baliho-baliho yang kadang menyesaki tepi jalan itu, terpajang nama-nama calon legislatif (caleg) lengkap gelar sarjana dan gelar haji atau hajjahnya. Dalam amatan Dulgemuk, ada yang memasang gelar sarjana, gelar master, gelar doktor—bahkan gelar profesor. Orang menjadi tahu, caleg di baliho itu tingkat pendidikannya apa. Di mata masyarakat awam, orang yang … Continue reading “Gelar di Depan/Belakang Nama”

“Diam Itu Emas” Bukan untuk Komunitas Penulis

Posted on November 19, 2023February 6, 2025Categories LiterasiTags , , , , , , , 41 Comments on “Diam Itu Emas” Bukan untuk Komunitas Penulis

Oleh Much. Khoiri UNGKAPAN “diam itu emas” (silence is gold) kerap kita dengar, guna menyiratkan, bahwa lebih baik diam dan tidak boros bicara dari pada tidak bisa berbicara yang bagus dan bermanfaat. Ungkapan itu juga memberi pesan untuk tidak meremehkan orang yang diam, sebab amat mungkin dia orang yang berilmu atau tawadhu’. Makna pertama tampak berkaitan dengan kebiasaan orang tertentu yang hanya suka bicara tetapi kosong isinya. Istilahnya, “tong kosong berbunyi nyaring.” Sebuah tong kosong akan nyaring dan keras bunyinya … Continue reading ““Diam Itu Emas” Bukan untuk Komunitas Penulis”