MENGAPA TEMU PENULIS ITU PENTING?

Posted on Categories Catatan Harian, Literasi 54 Comments on MENGAPA TEMU PENULIS ITU PENTING?

Oleh Much. Khoiri TULISAN ini bertujuan sederhana: memaparkan mengapa temu penulis itu penting. Entah apa namanya—entah kopi darat, kemah menulis, residensi, cangkrukan, atau entah apa lagi—semua ini hakikatnya temu penulis, dan karena itu penting bagi penulis. Alasan-alasan itu saya ajukan berdasarkan pengalaman saya saja, agar Anda tidak menganggapnya omong doang. Pertama yang saya petik hikmahnya dari temu penulis adalah silaturahmi. Setiap akan digelar kegiatan temu penulis, entah di Dewan Kesenian, Balai Bahasa, di sekolah-sekolah atau komunitas-komunitas di berbagai daerah, saya … Continue reading “MENGAPA TEMU PENULIS ITU PENTING?”

MENUJU PELAMINAN: DOA YANG TERKABULKAN

Posted on Categories Catatan Harian 2,084 Comments on MENUJU PELAMINAN: DOA YANG TERKABULKAN

Oleh Much. Khoiri Ada begitu berlimpah kisah perjuangan menuju pelaminan kami. Namun, dalam momentum ini, izinkanlah saya berbagi sekelumit darinya, yakni seputar doa kami yang terkabulkan. Mungkin Anda bertanya, memang seberapa banyak doa yang tak terkabulkan? Mengapa doa terkait pernikahan penting? Jika ada waktu, mari duduk sejenak, akan saya beberkan kepada Anda. Setelah beberapa waktu kami saling mengenal, saya dan istri akhirnya menikah pada tahun 1992, dan itu di antaranya berkat doa yang terkabulkan. Doa yang mana? Doa yang saya … Continue reading “MENUJU PELAMINAN: DOA YANG TERKABULKAN”

REFLEKSI: SUDAHKAH KITA MENGENALI DIRI?

Posted on Categories Catatan Harian 906 Comments on REFLEKSI: SUDAHKAH KITA MENGENALI DIRI?

Oleh: Much. Khoiri Berikut ini adalah sebuah refleksi. Pada sepertiga malam ini sebuah pertanyaan membuatku terperangah: “Sudahkah kau mengenal diri sendiri?” Setelah itu, istighfar mengiringi air mata yang meleleh dan membasahi pipi. Selepas subuh, saat aku berkonsultasi, Guruku malah menjawab: Mengenal diri sendiri itu dasar, pondasi, bagi mengenal Allah. Sabda Nabi SAW, “Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Rabbahu.” Masih kata Guruku, maksud ‘mengenal’ di sini bukan hanya mengetahui nama dan rincian identitas diri dan cirikhas fisik, melainkan juga mengakrabi dimensi … Continue reading “REFLEKSI: SUDAHKAH KITA MENGENALI DIRI?”

MEMBINCANG ASESORIS RAMADAN

Posted on Categories Catatan Harian 224 Comments on MEMBINCANG ASESORIS RAMADAN

Oleh Much. Khoiri MARILAH melakukan refleksi dan memetik hikmahnya: Semua ini telah terjadi di kawasan antah berantah—jika sama dengan di kawasan Anda, mungkin sebuah kebetulan belaka. Sejak tahun 1999 keluarga saya menghuni kawasan itu, semua berlangsung hampir sama dari tahun ke tahun—nyaris laksana menyetel ulang sebuah kisah monoton dan membosankan tentang asesoris Ramadan. Mengapa asesoris? Asesoris itu perhiasan, pelengkap, gebyar, menonjolkan tampilan permukaan. Asesoris juga lebih mengandalkan kulit dan kemasan dan karena itu bisa menyilaukan mata yang memandangnya. “Kebenaran” hanya … Continue reading “MEMBINCANG ASESORIS RAMADAN”

SIAPA MASIH PUNYA MESIN KETIK?

Posted on Categories Catatan Harian 1,590 Comments on SIAPA MASIH PUNYA MESIN KETIK?

Oleh Much. Khoiri Tahun-tahun akhir 1980-an, ketika belajar menulis, mesin ketik adalah alat paling canggih yang saya gunakan. Saat itu saya berjuang menembus surat kabar dengan sekitar 20 artikel per bulan, ya menggunakan mesin ketik. Entah di tempat kos, di sekretariat kemahasiswaan, atau di kantor keluarahan, selagi harus menulis dan ada mesin ketik, di situlah tangan beraksi. Bahkan, tatkala ikut International Writing Program, pada bulan pertama tinggal di Iowa City tahun 1993, sebelum membeli laptop, saya masih menggunakan mesin ketik … Continue reading “SIAPA MASIH PUNYA MESIN KETIK?”

BLANJA ING PASAR TRADISIONAL

Posted on Categories Catatan Harian 388 Comments on BLANJA ING PASAR TRADISIONAL

Dening: Much. Khoiri Seneng banget rasane. Ing Surabaya ana gebrakan anyar, yaiku gerakan blanja (tetuku) ing pasar rakyat (tradisional). Kampanye gerakan iki bakal sampai kabeh 154 kelurahan sak kutha Surabaya. Bakale ana sosialisasi kanggo 31 camat dan 154 lurah, sahingga gerakan blanja iki enggal sumebar ing kabeh tlatah Kota Pahlawan. Kepala Dinas Koperasi lan Usaha Mikro, Widodo Suryantoro, dhawuh, “Kita imbau semua blanja di pasar-pasar tradisional.” Pak Widodo nambahi menawa ing pasar-pasar tradisional (pasar rakyat) wis kasedhiya sembarang kebutuhan—yaiku kebutuhan … Continue reading “BLANJA ING PASAR TRADISIONAL”

TILANG ELEKTRONIK

Posted on Categories Catatan Harian 274 Comments on TILANG ELEKTRONIK

Catatan Much. Khoiri April ini perlalulintasan bakal lebih seru! Tilang elektronik (electronic traffic law enforcement, ETLE) sudah resmi diberlakukan sejak 23 Maret 2021 di 12 Polda se-Indonesia. Namun, hari-hari ini masih tahap sosialisasi—bisa pula dianggap simulasi. Masyarakat banyak belum tahu tentang tilang elektronik ini. Serunya seperti apa? Boleh saksikan sendiri. Mungkin akan terjadi kesemerawutan untuk awal-awalnya, maklum masyarakat kita hampir selalu begitu. Jika muncul perlawanan, jangan kaget. Mereka tidak telaten baca aturan atau edaran baru tentang tilang itu. Merekalah yang … Continue reading “TILANG ELEKTRONIK”

LOMBOK, LUWIH PEDHES REGANE

Posted on Categories Catatan Harian 271 Comments on LOMBOK, LUWIH PEDHES REGANE

Dening: Much. Khoiri “Wis pancen edan ra kathokan tenan,” Bondan sanalika mbengok. “Lha mosok, rega lombok pedhese kaya ngene. Ngene iki sing salah sapa, sing bener sapa? Mosok ora ana sing salah lan sing bener?” Bondan ketok ngamuk, mrentala nyambel wong-wong kang nyebabake rega lombok iku pedhes! Jarene Bondan, lha kepriye kok ora arep ngamuk? Rega lombok sampai 150 ewu sak kilo-gram saiki—wis luwih sak wulan keri dhewe iki. Iku rega sing pedhes banget; ora nate rega kok sampe samono. … Continue reading “LOMBOK, LUWIH PEDHES REGANE”

HIKMAH KEHILANGAN

Posted on Categories Catatan Harian 52 Comments on HIKMAH KEHILANGAN

Oleh Much. Khoiri Kehilangan merupakan sebuah keniscayaan bagi kita yang pernah mendapatkan (sesuatu). Itu sunnatullah. Kita pernah bertemu dan berteman dengan para sahabat dekat; dan akhirnya kita kehilangan karena kepergian mereka dari depan kita—padahal itu kepulangan mereka ke rumah asalnya. Itu keniscayaan yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Ada orang bilang, dunia ini panggung sandiwara, dengan cerita yang kita mainkan. Kita dapatkan teman dan/atau lawan main dalam peran yang kita lakukan. Namun, toh cerita harus berakhir, dan itu berarti relasi antar … Continue reading “HIKMAH KEHILANGAN”

JALAN BERLIKU MENUJU BAHAGIA

Posted on Categories Catatan Harian 176 Comments on JALAN BERLIKU MENUJU BAHAGIA

Oleh Much. Khoiri Sahabat, kutunggu kedatanganmu—anggaplah—di puncak Bromo, tempat yang bagiku bukan hanya tempat wisata melainkan juga simbol puncak sebuah perjalanan. Di sini ada keindahan, ketenteraman, kedamaian. Mungkin perjalanan ini akan membawamu kepada bahaya, kesepian dan kelelahan. Namun, perjalanan ini pula yang mampu membawamu pada keelokan alam yang memukau. Ingatlah tatkala para Pandawa melakukan perjalanan suci ke puncak Himalaya. Betapa susahnya mereka berjalanan dan memanjat lereng yang terjal, bahkan sekali tempo harus memanjat tebing curam yang berbahaya. Mereka juga kelelahan … Continue reading “JALAN BERLIKU MENUJU BAHAGIA”