MENIMBANG KEUNIKAN IDE MENULIS

Posted on Categories Literasi 428 Comments on MENIMBANG KEUNIKAN IDE MENULIS

Oleh: Much. Khoiri JIKA kita ingin menulis, ide apa saja sebenarnya boleh ditulis. Siapa berhak melarang? Namun, itulah ide yang biasa-biasa saja, ide umum, yang sama dengan ide kebanyakan orang. Padahal, jika kita ingin tulisan kita dibaca dan bahkan ditunggu pembaca, ide tulisan kita harus luar biasa (istimewa). Bagaimana ide yang luar biasa itu? Tentu, bukan ide yang muluk-muluk, gagah, dan bombastis. Bisa jadi ide itu berasal dari pengalaman atau pemicu yang sederhana, namun ia tampak unik di mata orang … Continue reading “MENIMBANG KEUNIKAN IDE MENULIS”

TETAP BERLITERASI DI BULAN RAMADAN

Posted on Categories Literasi 636 Comments on TETAP BERLITERASI DI BULAN RAMADAN

Oleh: Much. Khoiri DALAM ramadan di musim pandemi ini saya wajib bersyukur, karena saya dianugerahi oleh Allah kemampuan untuk merawat konsistensi saya dalam dunia literasi. Maksudnya, saya tetap menghayati praktik-praktik literasi sebagaimana yang saya hayati sebelum ramadan tiba. Konsistensi itu saya lakukan, misalnya, dalam menulis setiap hari. Kebiasaan menulis setiap hari ini—insyaallah—bisa saya lakukan selama ramadan, meski kuantitas dan kualitasnya tidak setinggi di luar ramadan. Mengapa? Keterbatasan waktu, akibat terpotong untuk kegiatan-kegiatan kerohanian, menjadi alasan yang rasional. Alasan lain, saya … Continue reading “TETAP BERLITERASI DI BULAN RAMADAN”

MOMEN FILOSOFIS

Posted on Categories Literasi 941 Comments on MOMEN FILOSOFIS

Oleh: MUCH. KHOIRI SETIAP orang memiliki momen filosofis ( philosophical moment), yakni momen yang di dalamnya ia bisa melakukan permenungan atau menghayati pengalaman filosofis. Perbedaannya hanya  terletak pada intensitas penghayatan dan hasil permenungannya. Mengapa setiap orang merenung, tentu karena ia memiliki masalah atau sesuatu yang harus dipikirkan dan direnungkan. Ia berpikir dan merenung karena punya akal dan jiwa (nafs), yang memungkinkannya untuk melahirkan pemikiran atau kebijaksanaan. Makhluk tak berakal dan tak berjiwa tidak perlu merenung, karena perangkatnya tidak sempurna.  Jika … Continue reading “MOMEN FILOSOFIS”

MACAK BLANTIK LITERASI

Posted on Categories Literasi 570 Comments on MACAK BLANTIK LITERASI

Oleh: Much. Khoiri JIKA Anda kebetulan pernah menonton video dalam youtube channel dengan akun Blantik Literasi, maka itulah akun milik saya. Jika belum pernah, search saja kata kunci Blantik Literasi, pasti Anda temukan video-video tersebut dengan akun berfoto-profil saya bertopi a-la blantik. Dalam akun ini saya memang sedang macak—sedang berdandan, dan memerankan—seorang blantik literasi, istilah yang saya gunakan untuk merujuk pada suatu profesi pialang, broker, atau agen dalam berbagai kegiatan literasi. Saya macak menjadi agen literasi, bertopi laken sebagaimana dikenakan … Continue reading “MACAK BLANTIK LITERASI”

MEMBACA BUKU BAGUS ITU PENTING

Posted on Categories Literasi 378 Comments on MEMBACA BUKU BAGUS ITU PENTING

Oleh Much. Khoiri Membaca buku bagus itu penting. Ibaratnya, membaca buku bagus itu adalah menyantap makanan yang bergizi. Pengetahuan (ilmu) yang ada di dalam buku-buku bagus akan menjadi nutrisi bagi pikiran dan hati. Dengan demikian, membaca buku bagus itu tidak bisa diabaikan. Ia bisa menyehatkan pikiran dan hati, sekaligus membugarkannya. Sebaliknya, jika kita jarang membaca buku bagus—terlebih, membaca buku bermutu buruk—itu tak jauh beda dengan kita memberi asupan gizi buruk untuk diri sendiri, yang dampaknya tentu tidak baik. Khusus untuk … Continue reading “MEMBACA BUKU BAGUS ITU PENTING”

INILAH LIMA BUKU TEORI MENULIS SAYA

Posted on Categories Literasi 236 Comments on INILAH LIMA BUKU TEORI MENULIS SAYA

Oleh Much. Khoiri Sobat literasi, inilah di antara puluhan buku yang telah saya susun, ada lima buku yang khusus membahas tentang “teori” menulis. Jika Sobat literasi membaca lima buku itu, Anda bisa menikmati bahasan tentang pentingnya menulis, motivasi, teknik, hingga penerbitan dan pemasaran tulisan atau buku. Buku-buku itu saya susun tidak dalam satu waktu, melainkan dalam rentang enam tahun—karena, penulisan masing-masing buku mengalir berdasarkan pada pengalaman saya sendiri sebagai penulis; serta pemahaman saya tentang teori menulis yang telah menyatu dalam … Continue reading “INILAH LIMA BUKU TEORI MENULIS SAYA”

BUKAN SEMATA MINAT BACA, TAPI SOAL BUKU!

Posted on Categories Literasi 333 Comments on BUKAN SEMATA MINAT BACA, TAPI SOAL BUKU!

Oleh Much. Khoiri Jika ada tudingan akan rendahnya minat baca masyarakat Indonesia, itu bukan hanya karena mereka benar-benar memiliki minat baca rendah, melainkan juga karena tidak tersedianya buku di rumah, perpustakaan, tempat kerja, atau taman bacaan masyarakat. Andaikata tersedia pun, jumlahnya amat terbatas, yang memustahilkan mereka untuk membaca. Jika tidak percaya, bolehlah dicoba. Beli saja 100 judul buku yang menarik, tawarkan ke warga sekitar untuk membaca. Gratis! Nah, buktikan apa yang akan terjadi. Dari pengalaman, asalkan gratis, mereka akan berbondong … Continue reading “BUKAN SEMATA MINAT BACA, TAPI SOAL BUKU!”

JADI PENULIS TRENDSETTER, WHY NOT?

Posted on Categories Literasi 50 Comments on JADI PENULIS TRENDSETTER, WHY NOT?

Oleh Much. Khoiri  Siapakah sebenarnya trendsetter buku? Untuk kondisi Indonesia selama ini, penentu tren buku yang bertebaran di dunia perbukuan kita adalah penerbit (mayor)—dengan catatan ada penerbit-penerbit indie-publisher yang juga ikut mewarnai tren perbukuan. Faktanya, penerbit memiliki data dan dana yang berkuasa atas fluktuasi perkembangan penerbitan atau perbukuan.  Pasukan analisis tren dan kecenderungan dapat dengan mudah mereka terjunkan dan berdayakan. Setelah itu, mereka bisa menentukan merah-hijaunya dunia perbukuan. Meski demikian, hanya penerbit yang kreatif dan lincah yang paling mungkin menentukan … Continue reading “JADI PENULIS TRENDSETTER, WHY NOT?”

Serial Write or Die (8): MENULIS MEWARNAI PERADABAN

Posted on Categories Literasi 46 Comments on Serial Write or Die (8): MENULIS MEWARNAI PERADABAN

Oleh Much. Khoiri SALAH SATU sisi pendidikan adalah pendidikan literasi. Pada praktiknya, aksentuasi regulasi dan implementasinya diarahkan untuk pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran membaca dan menulis. Dalam membangun kebudayaan dan peradaban, membaca dan menulis adalah keniscayaan yang harus dilakukan sebuah bangsa. Mengapa membaca dan menulis? Keduanya merupakan literasi teks yang memberikan peluang besar untuk diturunkan dari generasi ke generasi. Membaca menuntut teks yang dibaca; sedangkan menulis menuntut orang untuk menghasilkan teks. Ada jejak-jejak kultural berupa tulisan dari kegiatan menulis, yang akan … Continue reading “Serial Write or Die (8): MENULIS MEWARNAI PERADABAN”

MENULISLAH SESUAI KAIDAH GENRE

Posted on Categories Literasi 69 Comments on MENULISLAH SESUAI KAIDAH GENRE

Oleh: Much. Khoiri Agar tulisan kita dikenali sebagai sebuah tulisan tertentu atau bukan, marilah kita menulis sesuai dengan kaidah genre tertentu. Setiap genre tulisan memiliki kaidahnya sendiri. Meski mungkin ada irisan persamaan kaidah antara satu genre dan genre lain, ada cirikhas pembeda yang dimiliki suatu genre tulisan dan tidak dimiliki oleh genre tulisan lain. Sebutlah kita mengenal tulisan dengan genre cerpen, pentigraf, puisi atau sajak, drama atau lakon, feature, catatan harian, catatan perjalanan, opini (termasuk resensi), refleksi, dan reportase. Pentigraf … Continue reading “MENULISLAH SESUAI KAIDAH GENRE”