Oleh Much. Khoiri Quote of the Day saya hari ini: “Kamu harus memahami hidup secara keseluruhan, bukan hanya satu bagian kecil saja. Itu sebabnya kamu harus membaca, itu sebabnya kamu harus memandangi langit, itu sebabnya kamu harus bernyanyi, menari, dan menulis puisi. Kamu juga harus menderita dan mengerti. Sebab, semua itu adalah hidup.” Jika kita tidak mau membaca, merugilah kita, sebab membaca itu kewajiban, bukan sekadar saran—dan membaca membuat kita mengenal dunia. Dunia ini laksana sekolah, tempat kita belajar, memetik … Continue reading “HIDUP SECARA KESELURUHAN”
SETAN PUN MENYESUAIKAN PERADABAN MANUSIA
Posted on February 11, 2021Categories Budaya 50 Comments on SETAN PUN MENYESUAIKAN PERADABAN MANUSIAOleh: Much. Khoiri JUDUL tulisan ini tidak main-main alias serius! Dalam pemahaman saya, setan (alias jin tak baik hati) pun menyesuaikan diri dengan peradaban manusia. Di dalam masyarakat dengan peradaban maju, setan juga tampil mengikuti kemajuan itu. Jika masyarakat itu tradisional, setan juga “macak” tradisional. Bukan sebaliknya. Mengapa demikian? Dalam konsistensinya menjunjung sumpah dan dendam kesumat, sekaligus mendapat izin Tuhan, setan akan menggoda manusia kapan pun dan dengan aneka cara apa pun selagi bisa (QS 17: 64; QS 22: 52; … Continue reading “SETAN PUN MENYESUAIKAN PERADABAN MANUSIA”
BERKARYA DALAM USIA SENJA
Posted on February 10, 2021February 10, 2021Categories Sastra 600 Comments on BERKARYA DALAM USIA SENJAOleh MUCH. KHOIRI In Memoriam Thea S. Kusumo. Senja itu Mama Thea berpulang. Dengan tenang beliau pulang, dan bukan pergi, ke kampung asalnya. Keluarga, kerabat, tetangga, sahabat, dan murid-murid berduka. Banyak memori terabadikan, banyak hikmah dipetik dari sesrawungan dengannya. Namun, satu hal yang patut diteladani, selain guru dan pendidik, beliau juga penulis: berkarya dalam usia senja. Menjelang beliau dikebumikan, kembali saya gemetar mengingat momentum saat penulisan novel Endang (2014). Pasalnya, di usia senjanya beliau begitu gigih menulis novel itu. Ada … Continue reading “BERKARYA DALAM USIA SENJA”
KAUM PESORAK
Posted on February 10, 2021Categories Sastra 110 Comments on KAUM PESORAKPuisi Much. Khoiri Ketika mereka masuk koran tigakali dalam sepekan Karena istiqamah menghias kolom halaman depan Kita berdecak kagum mengacungkan jempol kanan Lalu kita saling berkata, “Begitu saja kita pasti bisa!” Ketika mereka masuk acara ‘Kick Kandy’ atau ‘Mata Najwa’ Karena sederet keunikan potensi yang mereka punya Kita duduk tanpa beringsut menyimak setiap kata-kata Lalu kita saling berikrar, “Tahun depan kita di sana.” Ketika mereka naik panggung sangat bergengsi Menerima medali karena prestasi akademik Kita riuh bertepuk … Continue reading “KAUM PESORAK”
HIDUP SEDERHANA DI ERA EKSTASI GAYA HIDUP
Posted on February 10, 2021Categories Budaya 203 Comments on HIDUP SEDERHANA DI ERA EKSTASI GAYA HIDUPOleh MUCH. KHOIRI TIDAK mudah mendefinisikan “hidup sederhana”. Namun, saya mencoba memaknainya dengan hidup sesuai kebutuhan minimum dan kemampuan memenuhinya—serta tidak berlebihan. Jika orang mampu memenuhi kebutuhan jauh di atas kebutuhan minimum, dan dia mengharuskan diri untuk memuaskannya, apalagi berlebihan, dia bersikap hidup mewah. Sebaliknya, jika kebutuhan minimum saja tidak terpenuhi, akibat kemampuan rendah, orang itu tidak sederhana tetapi miskin. Jika orang memiliki kemampuan tinggi, namun dia suka hidup dengan kebutuhan minimal dan jauh dari berlebihan, inilah sikap hidup sederhana. … Continue reading “HIDUP SEDERHANA DI ERA EKSTASI GAYA HIDUP”
MENJADI PEMBELAJAR SASTRA
Posted on February 7, 2021Categories Ruang Kuliah 324 Comments on MENJADI PEMBELAJAR SASTRAOleh: MUCH. KHOIRI MARILAH menjadi pembelajar sastra (students of literature) yang baik. Pembelajar sastra yang baik, tentu saja, harus bersedia dan tekun membaca banyak karya sastra, baik prose/fiksi, puisi, maupun drama. Apa pun yang dibaca, sebagai pembelajar sastra, pada suatu saat kita akan menjadi pembaca berpengalaman, dan bisa menilai kualitas suatu karya sastra. Dengan membaca dan mempelajari karya sastra, kita akan memperoleh dan mengembangkan ingatan dan perilaku, termasuk keterampilan, pengetahuan, pemahaman, nilai-nilai, dan kebijaksanaan. Praktisnya, mempelajari sastra dapat memperluas pengetahuan … Continue reading “MENJADI PEMBELAJAR SASTRA”
MENGENAL (LAGI) SASTRA
Posted on February 5, 2021Categories Ruang Kuliah 505 Comments on MENGENAL (LAGI) SASTRAOleh Much. Khoiri JUDUL tulisan ini sengaja saya pilih untuk mengajak mahasiswa saya kelas Introduction to Literature (3 sks) yang saya ampu untuk mengenal kembali apa itu sastra. Mengapa? Saya yakin mereka telah mengenal sastra sewaktu masih bersekolah di tingkat SMP atau SMA—dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, amat mungkin, dalam rentang waktu itu hingga memasuki perguruan tinggi, mereka tidak mendapatkan exposure karya sastra—akibatnya mereka seakan melupakannya. Sekarang saya mengajak mereka untuk mengenalnya kembali—setidaknya menyegarkan lagi ingatan dan pemahaman mereka tentang … Continue reading “MENGENAL (LAGI) SASTRA”
MEMAHAMI BUDAYA POPULER
Posted on February 4, 2021February 4, 2021Categories Ruang Kuliah 845 Comments on MEMAHAMI BUDAYA POPULEROleh MUCH. KHOIRI CATATAN ini diperuntukkan untuk berbagi dengan mahasiswa matakuliah Popular Culture Studies yang saya ampu, sekadar melengkapi catatan perkuliahan mereka di kelas. Namun, jika tulisan bermanfaat bagi pembaca lain, berarti ia mendapatkan berkah berlimpah. Ini tentang budaya popular, tepatnya konsep budaya popular (popular culture). Sebentar, konsep itu kata, frase, atau terma (istilah) yang mengandung pengertian tertentu dan berterima (acceptable) dalam disiplin tertentu. Terma ‘budaya populer’ adalah sebuah konsep yang berterima dalam disiplin (kajian) budaya. Ia terdiri dari dua … Continue reading “MEMAHAMI BUDAYA POPULER”
MENJARING PELANGI KISAH TITIK BALIK
Posted on February 3, 2021February 3, 2021Categories Book Review 864 Comments on MENJARING PELANGI KISAH TITIK BALIKOleh: Much. Khoiri TITIK BALIK adalah titik di mana seseorang ‘balik’ atau kembali ke keadaan normal dari keadaan tidak normal dalam kehidupannya. Keadaan tidak normal bisa berupa kejatuhan mental, keterpurukan spiritual, kemerosotan fisik, relasi sosial, kemiskinan, atau kehancuran lain—dengan berbagai sebab, baik disengaja atau tidak—yang membuatnya nyaris putus asa. Di sini keadaan di mana orang bangkit dari keadaan tidak normal itu untuk kembali ke keadaan normal disebut peristiwa titik balik. Semua manusia, boleh jadi, pernah mengalami titik balik, sebab semua … Continue reading “MENJARING PELANGI KISAH TITIK BALIK”
“DARI KELAS MENULIS MENUJU MAHAKARYA”
Posted on February 3, 2021February 3, 2021Categories Book Review 540 Comments on “DARI KELAS MENULIS MENUJU MAHAKARYA”Oleh: MUCH. KHOIRI HARI INI sebuah paket buku hadir ke rumah saya, saat saat duduk di teras memandangi tanaman hias dan bebungaan yang bergantungan. Inilah paket buku—tiga eksemplar buku—yang berjudul “Dari Kelas Menulis Menuju Mahakarya” (Desember 2020). Bersampul dasar biru, berlatar tumpukan buku, bertuliskan judul buku dan nama tim penulis berwarna merah dan putih. Buku ini terkesan gagah dan elegan, memang. Namun, sejatinya bukan itu yang membuatnya gagah dan elegan; melainkan karena secara substantif di sana ada tiga nama editor: … Continue reading ““DARI KELAS MENULIS MENUJU MAHAKARYA””
