Serial Write or Die (6): MENULIS UNTUK WARISAN

Posted on Categories Book Review 240 Comments on Serial Write or Die (6): MENULIS UNTUK WARISAN

Oleh Much. Khoiri ALASAN keenam yang membuat kita bersemboyan “Menulis atau Mati!” adalah niat kuat menulis untuk warisan. Pepih Nugraha, dalam sambutannya pada bedah buku saya Rahasia TOP Menulis (RTM) di TB Gramedia Matraman Jakarta (28/3/2015), mengingatkan pentingnya menulis buku sebagai warisan. Beberapa kali Kang Pepih menyebut buku sebagai legacy (warisan), pertanda bahwa hal ini perlu mendapat atensi dan aksentuasi tersediri dari para hadirin. Jika kita berbicara warisan, yang terlintas dalam pikiran kita biasanya memang berupa harta benda. Ahli warisnya … Continue reading “Serial Write or Die (6): MENULIS UNTUK WARISAN”

Serial Write or Die (5): MENULIS UNTUK PERSONAL BRANDING

Posted on Categories Book Review 915 Comments on Serial Write or Die (5): MENULIS UNTUK PERSONAL BRANDING

Oleh Much. Khoiri ALASAN kelima yang menguatkan semboyan “Menulis atau Mati!” adalah menulis untuk personal branding. Di era teknologi informasi canggih sekarang ini, siapapun orangnya, agar lebih dikenal publik secara luas, dia harus melakukan personal branding. Dia harus aktif memperkenalkan jati dirinya ke publik, lewat berbagai cara, termasuk menulis. Bagaimana hubungan menulis dan personal branding, berikut ini saya haturkan sebuah ilustrasi. Ada seorang penulis pemula, yang sangat bersemangat menerbitkan buku, meminta saran saya ke penerbit mana sebaiknya dia mengirimkan naskah … Continue reading “Serial Write or Die (5): MENULIS UNTUK PERSONAL BRANDING”

Serial Write or Die (4): MENULIS UNTUK PERJUANGAN

Posted on Categories Book Review 53 Comments on Serial Write or Die (4): MENULIS UNTUK PERJUANGAN

Oleh Much. Khoiri ALASAN keempat adalah menulis untuk perjuangan. Dapatkah perjuangan dilakukan dengan menulis? Adakah pejuang yang menghayati perjuangannya lewat tulisan yang dihasilkannya? Marilah kita jelajahi sejenak tentang hal ini. Berjuang membela negara, bangsa, dan agama, wajib hukumnya. Jika kita bertekad bahwa menulis itu perjuangan, maka wajibkan diri kita untuk menulis. Jika tidak menulis, kita berdosa. Lihatlah betapa banyak masalah negeri ini yang harus diselesaikan. Bangsa ini harus disadarkan, harus dibangkitkan, harus digerakkan. Kita harus mengambil peran di dalamnya. Berjuanglah … Continue reading “Serial Write or Die (4): MENULIS UNTUK PERJUANGAN”

Serial Write or Die (3): MENULIS UNTUK PENGHIDUPAN

Posted on Categories Book Review 456 Comments on Serial Write or Die (3): MENULIS UNTUK PENGHIDUPAN

Oleh: Much. Khoiri ALASAN ketiga kita bersemboyan “Menulis atau Mati!” adalah kita menganggap menulis sebagai sumber penghidupan (writing for living). Sederhananya, menulis harus ditunaikan, sebab jika tidak menulis, sumber penghidupan tak tersedia, sehingga bersiap-siap sajalah untuk mati. Karena kita rata-rata takut mati, tidak ada pilihan lain kecuali menulis! Menulis wajib dihayati dan ditunaikan! Memang, di Indonesia menulis tidak bisa dijadikan sumber penghidupan seutuhnya. Bisanya ia dijadikan sebagai sumber tambahan (avocation), terutama pada tahap-tahap awal. Hanya sedikit penulis yang menggantungkan hidupnya … Continue reading “Serial Write or Die (3): MENULIS UNTUK PENGHIDUPAN”

Serial Write or Die (2): MENULIS UNTUK MELATIH BERPIKIR

Posted on Categories Book Review 581 Comments on Serial Write or Die (2): MENULIS UNTUK MELATIH BERPIKIR

Oleh Much. Khoiri ALASAN kedua mengapa semboyan “Menulis atau Mati!” penting bagi penulis adalah bahwa menulis itu hakikatnya melatih berpikir. Sementara itu, berpikir itu wajib dilakukan manusia sepanjang hidupnya, karena manusia memiliki akal. Proses menulis memungkinkan pelakunya melakukan latihan berpikir secara bertahap dan unik bagi masing-masing individu. William Zinsser mengklaim, writing is thinking on a paper, menulis itu berpikir di atas kertas. Artinya, hasil pemikirannya tertuang dan bisa terbaca di atas kertas. Itulah mengapa tulisan orang mencerminkan pikirannya. Tulisan itu … Continue reading “Serial Write or Die (2): MENULIS UNTUK MELATIH BERPIKIR”

Serial Write or Die (1): MENULIS ITU KEWAJIBAN

Posted on Categories Book Review 5,460 Comments on Serial Write or Die (1): MENULIS ITU KEWAJIBAN

Oleh: Much. Khoiri Bacalah atas nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu amat pemurah. Yang mengajarkan (menulis) dengan qalam/pena. Yang mengajarkan kepada manusia apa-apa yang tiada diketahuinya. (QS. Al-‘Alaq: 1-5) KUTIPAN di atas sengaja saya tancapkan di sini sebagai tonggak penting bagi kehadiran buku ini—sekaligus sebagai alasan pertama bagi semboyan “Menulis atau Mati!” Dalam ayat-ayat itu ada penegasan bahwa membaca itu wajib karena ia diperintahkan oleh Tuhan. Bacalah ayat-ayat tertulis dan ayat-ayat tak … Continue reading “Serial Write or Die (1): MENULIS ITU KEWAJIBAN”

MENJARING PELANGI KISAH TITIK BALIK

Posted on Categories Book Review 911 Comments on MENJARING PELANGI KISAH TITIK BALIK

Oleh: Much. Khoiri TITIK BALIK adalah titik di mana seseorang ‘balik’ atau kembali ke keadaan normal dari keadaan tidak normal dalam kehidupannya. Keadaan tidak normal bisa berupa kejatuhan mental, keterpurukan spiritual, kemerosotan fisik, relasi sosial, kemiskinan, atau kehancuran lain—dengan berbagai sebab, baik disengaja atau tidak—yang membuatnya nyaris putus asa. Di sini keadaan di mana orang bangkit dari keadaan tidak normal itu untuk kembali ke keadaan  normal disebut peristiwa titik balik. Semua manusia, boleh jadi, pernah mengalami titik balik, sebab semua … Continue reading “MENJARING PELANGI KISAH TITIK BALIK”

“DARI KELAS MENULIS MENUJU MAHAKARYA”

Posted on Categories Book Review 547 Comments on “DARI KELAS MENULIS MENUJU MAHAKARYA”

Oleh: MUCH. KHOIRI HARI INI sebuah paket buku hadir ke rumah saya, saat saat duduk di teras memandangi tanaman hias dan bebungaan yang bergantungan. Inilah paket buku—tiga eksemplar buku—yang berjudul “Dari Kelas Menulis Menuju Mahakarya” (Desember 2020). Bersampul dasar biru, berlatar tumpukan buku, bertuliskan judul buku dan nama tim penulis berwarna merah dan putih. Buku ini terkesan gagah dan elegan, memang. Namun, sejatinya bukan itu yang membuatnya gagah dan elegan; melainkan karena secara substantif di sana ada tiga nama editor: … Continue reading ““DARI KELAS MENULIS MENUJU MAHAKARYA””

TATKALA BUKU RTM MASIH DIBURU

Posted on Categories Book Review 52 Comments on TATKALA BUKU RTM MASIH DIBURU

Oleh: MUCH. KHOIRI Di luar dugaan, buku “Rahasia Top Menulis” (RTM) kini masih diburu pembaca. Buku yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo pada akhir 2014 itu selalu ditanyakan publik ketika saya memposting buku-buku teori menulis saya—entah lewat status WA, facebook, atau instagram. Tak saedikit yang masih berharap untuk dapat membeli dan memilikinya. Seharusnya itu menjadi angin segar bagi saya karena buku yang sudah bertahun berada di pasaran, termasuk toko buku online, ternyata masih dicari pembaca. Ya, tentu, berkat upaya saya … Continue reading “TATKALA BUKU RTM MASIH DIBURU”