Oleh: MUCH. KHOIRI Saat dihadapkan pada bahan bacaan (sumber informasi) yang melimpah dan tugas menulis yang antri, obat yang cespleng adalah ini “Read better, write faster.” Bacalah lebih baik, menulislah lebih cepat. Inilah kalimat motivasi provokatif status profil WA saya, sebuah pengingat (reminder) untuk saya sendiri–dan mungkin menginspirasi orang lain. Untuk praktisnya, disingkat Read Write Faster. Betapa tidak, setiap hari bahan bacaan hampir tak terbatas. Buku dan artikel jurnal amat mudah diakses dari berbagai sumber. Tak pernah saya membayangkan kondisi … Continue reading “READ WRITE FASTER”
KEMAMPUAN MENULIS, EPISENTRUM KUALITAS GURU KREATIF
Posted on July 29, 2021Categories Literasi 467 Comments on KEMAMPUAN MENULIS, EPISENTRUM KUALITAS GURU KREATIFOleh: Much. Khoiri Dalam tulisan sebelumnya telah dipaparkan bahwa guru kreatif harus memiliki: (1) kemampuan menulis, (2) penggunaan reward, (3) PPT kreatif, (4) kanal youtube, (5) media pembelajaran daring, (6) akun media sosial, dan (7) blog (pribadi). Dari ketujuh butir itu, kemampuan menulis merupakan “episentrum” (sentra) kualitas guru kreatif. Mengapa demikian? Kemampuan menulis seseorang (dalam hal ini: guru kreatif) mengandung tiga unsur kemampuan, yakni kualitas ide/gagasan, pengorganisasian ide/gagasan, dan penggunaan bahasa. Kemampuan guru kreatif dalam gagasan, pengorganisasian gagasan, dan berbahasa … Continue reading “KEMAMPUAN MENULIS, EPISENTRUM KUALITAS GURU KREATIF”
HIJRAH KULTURAL: SISWA DIGITAL DAN GURU KREATIF
Posted on July 27, 2021Categories Literasi 2,433 Comments on HIJRAH KULTURAL: SISWA DIGITAL DAN GURU KREATIFOleh: Much. Khoiri Hijrah kultural yang dialami manusia di era disrupsi, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, mengambil wujud idea/gagasan, aksi/tindakan, dan artefak/karya. Dalam konteks pendidikan, manusia di sini mengacu ke siswa dan guru—yakni siswa (melek) digital dan guru kreatif. Sebagai bagian manusia yang berhijrah kultural, siswa dewasa ini adalah siswa melek digital (digital native learners), yang—menurut Hameed, Badii, dan Cullen (2008)—memiliki 5 cirikhas: Pertama, mereka suka informasi dari aneka sumber dan media. Kedua, mereka suka aktivitas-aktivitas yang multitasking alias tidak monoton. Kemonotonan … Continue reading “HIJRAH KULTURAL: SISWA DIGITAL DAN GURU KREATIF”
MANUSIA YANG HIJRAH KULTURAL
Posted on July 25, 2021Categories Literasi 87 Comments on MANUSIA YANG HIJRAH KULTURALOleh Much. Khoiri Dalam tulisan sebelumnya, diskusi telah diarahkan untuk menjelajahi rasional mengapa guru kreatif wajib menulis—suatu sikap dan perilaku budaya sebagai perwujudan dari idea (gagasan) manusia yang berhijrah kultural akibat dahsyatnya teknologi komputasi-data dan era disrupsi. Kali ini diskusi dimaksudkan untuk mengupas bagaimana dua kekuatan besar mengkondisikan manusia untuk berhijrah kultural. Telah disinggung sebelumnya bahwa ada kekuatan arus besar dalam peradaban manusia global, yakni hadirnya teknologi komputasi-data sebagai akibat langsung kemajuan internet dan teknologi digital, dan dahsyatnya era disrupsi. … Continue reading “MANUSIA YANG HIJRAH KULTURAL”
RASIONAL GURU KREATIF WAJIB MENULIS
Posted on July 24, 2021Categories Literasi 217 Comments on RASIONAL GURU KREATIF WAJIB MENULISOleh: Much. Khoiri Dewasa ini guru kreatif—yakni guru yang berbudaya kreatif di era disrupsi—dituntut oleh situasi untuk wajib menulis. Ada alur rasional yang dapat menjelaskan mengapa guru kreatif wajib menulis. Tulisan ini akan menjelajahinya, bersama Anda, berikut ini. Dalam dasawarsa ini manusia sudah berada dalam penguasaan teknologi komputasi dan data yang dahsyat, sebagai akibat dari kemajuan internet, kecanggihan teknologi informasi, dan teknologi digital. Manusia terhubung satu sama lain secara global dengan mudahnya. Jarak geografis seakan tidak penting, karena jarak itu … Continue reading “RASIONAL GURU KREATIF WAJIB MENULIS”
MENULIS KONTEN UNTUK BLOG
Posted on July 15, 2021Categories Literasi 397 Comments on MENULIS KONTEN UNTUK BLOGOleh: MUCH. KHOIRI Anggaplah sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog pribadi, lengkap dengan menu-menu untuk memposting tulisan. Namun, apakah kepemilikan blog yang lengkap menunya itu sudah cukup? Tentu saja belum. Anda harus menyiapkan isi atau konten blog dengan menulis. Mengapa menulis konten untuk blog penting? Ya, karena konten adalah apa yang seharusnya ada di dalam blog. Tanpa konten, blog ibarat sebuah toko yang kosong, tanpa barang dagangan. Menarikkah? Tentu saja, tiada seorang pun akan mampir ke blog meski menunya komplit. … Continue reading “MENULIS KONTEN UNTUK BLOG”
INI PENTING UNTUK MEMASARKAN BUKU
Posted on May 16, 2021Categories Literasi 8,824 Comments on INI PENTING UNTUK MEMASARKAN BUKUOleh Much. Khoiri DALAM perspektif manajemen pemasaran brand, buku yang telah Anda hasilkan perlu dipasarkan kepada pembaca. Mengapa Anda perlu memasarkan buku Anda? Hakikatnya, buku Anda adalah komoditas, produk yang harus dipasarkan ke hadapan masyarakat penikmat buku. Memasarkan buku akan makin mendekatkan jarak sosial antara buku (dan Anda) dan pembaca/penikmat buku. Itu akan membuat buku Anda terjual di pasaran. Dalam manajemen pemasaran brand, dikenal apa yang disebut marketing mix (istilah yang semula dipakai Neil Borden seAndar tahun 1948 dalam artikelnya … Continue reading “INI PENTING UNTUK MEMASARKAN BUKU”
MENIMBANG KEUNIKAN IDE MENULIS
Posted on May 7, 2021May 16, 2021Categories Literasi 427 Comments on MENIMBANG KEUNIKAN IDE MENULISOleh: Much. Khoiri JIKA kita ingin menulis, ide apa saja sebenarnya boleh ditulis. Siapa berhak melarang? Namun, itulah ide yang biasa-biasa saja, ide umum, yang sama dengan ide kebanyakan orang. Padahal, jika kita ingin tulisan kita dibaca dan bahkan ditunggu pembaca, ide tulisan kita harus luar biasa (istimewa). Bagaimana ide yang luar biasa itu? Tentu, bukan ide yang muluk-muluk, gagah, dan bombastis. Bisa jadi ide itu berasal dari pengalaman atau pemicu yang sederhana, namun ia tampak unik di mata orang … Continue reading “MENIMBANG KEUNIKAN IDE MENULIS”
TETAP BERLITERASI DI BULAN RAMADAN
Posted on May 1, 2021Categories Literasi 628 Comments on TETAP BERLITERASI DI BULAN RAMADANOleh: Much. Khoiri DALAM ramadan di musim pandemi ini saya wajib bersyukur, karena saya dianugerahi oleh Allah kemampuan untuk merawat konsistensi saya dalam dunia literasi. Maksudnya, saya tetap menghayati praktik-praktik literasi sebagaimana yang saya hayati sebelum ramadan tiba. Konsistensi itu saya lakukan, misalnya, dalam menulis setiap hari. Kebiasaan menulis setiap hari ini—insyaallah—bisa saya lakukan selama ramadan, meski kuantitas dan kualitasnya tidak setinggi di luar ramadan. Mengapa? Keterbatasan waktu, akibat terpotong untuk kegiatan-kegiatan kerohanian, menjadi alasan yang rasional. Alasan lain, saya … Continue reading “TETAP BERLITERASI DI BULAN RAMADAN”
MOMEN FILOSOFIS
Posted on April 27, 2021Categories Literasi 938 Comments on MOMEN FILOSOFISOleh: MUCH. KHOIRI SETIAP orang memiliki momen filosofis ( philosophical moment), yakni momen yang di dalamnya ia bisa melakukan permenungan atau menghayati pengalaman filosofis. Perbedaannya hanya terletak pada intensitas penghayatan dan hasil permenungannya. Mengapa setiap orang merenung, tentu karena ia memiliki masalah atau sesuatu yang harus dipikirkan dan direnungkan. Ia berpikir dan merenung karena punya akal dan jiwa (nafs), yang memungkinkannya untuk melahirkan pemikiran atau kebijaksanaan. Makhluk tak berakal dan tak berjiwa tidak perlu merenung, karena perangkatnya tidak sempurna. Jika … Continue reading “MOMEN FILOSOFIS”
