Oleh Much. Khoiri SALAH SATU sisi pendidikan adalah pendidikan literasi. Pada praktiknya, aksentuasi regulasi dan implementasinya diarahkan untuk pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran membaca dan menulis. Dalam membangun kebudayaan dan peradaban, membaca dan menulis adalah keniscayaan yang harus dilakukan sebuah bangsa. Mengapa membaca dan menulis? Keduanya merupakan literasi teks yang memberikan peluang besar untuk diturunkan dari generasi ke generasi. Membaca menuntut teks yang dibaca; sedangkan menulis menuntut orang untuk menghasilkan teks. Ada jejak-jejak kultural berupa tulisan dari kegiatan menulis, yang akan … Continue reading “Serial Write or Die (8): MENULIS MEWARNAI PERADABAN”
Serial Write or Die (7): MENULIS UNTUK BERBAGI KEBAIKAN
Posted on April 3, 2021April 6, 2021Categories Book Review 52 Comments on Serial Write or Die (7): MENULIS UNTUK BERBAGI KEBAIKANOleh: Much. Khoiri MENULIS –menuangkan pikiran, perasaan, pengalaman ke dalam tulisan– bisa diibaratkan menanam benih tumbuhan. Benih yang baik akan tumbuh baik, benih yang cacat juga akan tumbuh cacat. Tatkala berbuah, buahnya pun akan sesuai kualitas benih yang ditanam. Setidaknya, begitulah pengalaman saya membantu Bapak bertani di desa sewaktu remaja dulu. Benih padi yang kami semaikan, lalu kita tanam, siangi, rawat, beri pupuk, airi secukupnya, dan sebagainya–hasilnya memuaskan. Namun, sebaliknya, kami pernah gagal panen akibat pemilihan benih yang salah. Gagal … Continue reading “Serial Write or Die (7): MENULIS UNTUK BERBAGI KEBAIKAN”
MENULISLAH SESUAI KAIDAH GENRE
Posted on April 2, 2021April 3, 2021Categories Literasi 68 Comments on MENULISLAH SESUAI KAIDAH GENREOleh: Much. Khoiri Agar tulisan kita dikenali sebagai sebuah tulisan tertentu atau bukan, marilah kita menulis sesuai dengan kaidah genre tertentu. Setiap genre tulisan memiliki kaidahnya sendiri. Meski mungkin ada irisan persamaan kaidah antara satu genre dan genre lain, ada cirikhas pembeda yang dimiliki suatu genre tulisan dan tidak dimiliki oleh genre tulisan lain. Sebutlah kita mengenal tulisan dengan genre cerpen, pentigraf, puisi atau sajak, drama atau lakon, feature, catatan harian, catatan perjalanan, opini (termasuk resensi), refleksi, dan reportase. Pentigraf … Continue reading “MENULISLAH SESUAI KAIDAH GENRE”
KECANDUAN MENULIS BUKU
Posted on April 2, 2021October 7, 2022Categories Literasi 64 Comments on KECANDUAN MENULIS BUKUOleh: Much. Khoiri Saya baru menyusun buku (antologi) tahun 2011 dan saya bertindak sebagai penulis sekaligus editor buku itu–sebuah kumpulan cerpen teman-teman alumni Unesa, yang berjudul “Ndoro, Saya Ingin Bicara.” Impian untuk menerbitkan buku justru tesulut oleh pertanyaan seorang anak SMP dalam suatu pelatihan tahun 2010. “Pak, seperti uraian Bapak, tulisan Bapak sudah sangat banyak. Di mana saya bisa membeli buku-buku Bapak?” Saat itu saya langsung bersujud syukur ke lantai. Itu sebuah teguran tak langsung dari “langit”—bahwa sudah waktunya saya … Continue reading “KECANDUAN MENULIS BUKU”
BUNGLON (Cerpen – Tamat)
Posted on April 1, 2021Categories Sastra 275 Comments on BUNGLON (Cerpen – Tamat)Oleh Much. Khoiri Kini Monyet menyedot nafas dalam. Seluruh hadirin memandang satu sama lain. Tempat itu hening sejenak. “Mereka pasti memainkan sekian macam peran dengan karakter-karakter berbeda. Mestikah kita juga begitu?” sela Bunglon. Tubuhnya tampak menghijau senada dengan daun tempat dia berpijak. Kura-kura merangkak, dan berujar, “O tidak. Ketahuilah, mereka itu telah kehilangan jati diri.” Sejumlah burung mengepak-kepakkan sayapnya dan menganggukkan kepala. Tawon-tawon mendengung, dan anjing-anjing melonglong ke angkasa. “Saya kira menyesuaikan itu bukan berarti menghanyutkan diri,” kata Bunglon meyakinkan. … Continue reading “BUNGLON (Cerpen – Tamat)”
