Oleh MUCH. KHOIRI In Memoriam Thea S. Kusumo. Senja itu Mama Thea berpulang. Dengan tenang beliau pulang, dan bukan pergi, ke kampung asalnya. Keluarga, kerabat, tetangga, sahabat, dan murid-murid berduka. Banyak memori terabadikan, banyak hikmah dipetik dari sesrawungan dengannya. Namun, satu hal yang patut diteladani, selain guru dan pendidik, beliau juga penulis: berkarya dalam usia senja. Menjelang beliau dikebumikan, kembali saya gemetar mengingat momentum saat penulisan novel Endang (2014). Pasalnya, di usia senjanya beliau begitu gigih menulis novel itu. Ada … Continue reading “BERKARYA DALAM USIA SENJA”
KAUM PESORAK
Posted on Categories Sastra 110 Comments on KAUM PESORAKPuisi Much. Khoiri Ketika mereka masuk koran tigakali dalam sepekan Karena istiqamah menghias kolom halaman depan Kita berdecak kagum mengacungkan jempol kanan Lalu kita saling berkata, “Begitu saja kita pasti bisa!” Ketika mereka masuk acara ‘Kick Kandy’ atau ‘Mata Najwa’ Karena sederet keunikan potensi yang mereka punya Kita duduk tanpa beringsut menyimak setiap kata-kata Lalu kita saling berikrar, “Tahun depan kita di sana.” Ketika mereka naik panggung sangat bergengsi Menerima medali karena prestasi akademik Kita riuh bertepuk … Continue reading “KAUM PESORAK”
SETIAP ORANG BERBAKAT PENYAIR
Posted on Categories Sastra 162 Comments on SETIAP ORANG BERBAKAT PENYAIROleh MUCH. KHOIRI SIAPA bilang setiap orang di negeri ini berbakat menjadi seorang penyair? Siapa yang akan percaya, jika ada, pernyataan yang berlebihan semacam itu? Mana buktinya? Buktikan dengan strategi berikut: Buatlah lomba menulis puisi pada tiap-tiap sekolah, universitas, lembaga, komunitas, dan sebagainya di seluruh Indonesia—dengan hadiah utama 10 mobil mewah, dan ratusan hadiah semi utama semisal mobil pribadi tak mewah, atau jutaan hadiah hiburan semisal ponsel seharga dua jutaan. Sosialisasi lomba jangan tanggung-tanggung. Ia harus bisa masuk ke seluruh … Continue reading “SETIAP ORANG BERBAKAT PENYAIR”
